Dewasa ini banyak badan atau usaha baik internasional maupun nasional yang menyediakan berbagai macam hardware maupun software komputer. Dengan semakin banyaknya alternatif yang ada, memberikan kemudahan sekaligus kesulitan bagi konsumen untuk menentukan mana yang terbaik dan sesuai dengan karakteristik pemakaian.
Penyediaan hardware dan software komputer tersebut ada yang bersifat single vendor dan ada yang bersifat multi vendor. Dalam Buku Kamus Komputer dan Teknologi Informasi yang di tulis oleh Jack Febrian, kata ‘vendor’ mempunyai pengertian sebagai penyalur suatu perangkat baik hardware maupun software. Contohnya Metro Data, merupakan vendor yang menjual software dan hardware produksi IBM dan anak perusahaannya. Berdasarkan pengertian tersebut, single vendor adalah penyediaan barang atau jasa yang dari hardware sampai dengan software-nya berasal dari satu perusahaan atau merk. Sedangkan, multi vendor adalah penyediaan barang atau jasa yang hardware dan software-nya bisa dari berbagai macam perusahaan atau merk.
Mana yang terbaik antara penggunaan dari single vendor atau multi vendor, sampai saat ini masih banyak yang memperdebatkannya. Karena penggunaan single vendor atau multi vendor mempunyai sisi positif dan negatif yang masing-masing dapat dilihat sebagai keuntungan sekaligus kerugian bagi konsumen. Untuk melihat mana yang terbaik, maka penulis memaparkan berbagai macam keuantungan dan kerugian pemakaian single vendor dan multi vendor dari berbagai sisi.
1. Single vendor
- Dari sisi keamanan, single vendor lebih aman karena sistem yang dikembangkan masih tertutup dan lebih bersifat mono culture sehingga tidak banyak dikembangkan oleh vendor lain.
- Dari sisi harga, single vendor relatif lebih mahal karena semua hardware maupun software dipasok dan dikembangkan sendiri oleh vendor dan alternatif untuk memakai hardware dan software dari vendor lain yang lebih efisisien seringkali tidak bisa.
- Dari sisi hukum, single vendor untuk pemakaian di Indonesia seringkali kalah bersaing dan bertentangan dengan prinsip dan peraturan pengadaan barang dan jasa yang ada, karena dinilai tidak efisien dan tidak memperhatikan dari segi manfaatnya.
- Dari sisi kemudahan, single vendor lebih mudah untuk digunakan dan pemakai tidak perlu mempelajari banyak sistem yang ada karena semua sistem dan perangkatnya satu sumber.
- Dari sisi kemandirian, single vendor sering memaksakan kemauannya kepada konsumen dalam hal pemakaian sistem atau aplikasi sehingga konsumen seringkali terikat dan tak berdaya atas kehendak vendor.
- Dari sisi penggunaan open source, single vendor seringkali tidak kompatible dan tidak memenuhi syarat untuk menjalankan sistem yang berbasis open source, kerena single vendor mempunyai sistem closed flatform yang dikembangkan secara mandiri.
2. Multi vendor
- Dari sisi keamanan, multi vendor merupakan salah satu penyebab yang memicu terjadinya kejahatan komputer (cyber crime), karena sistem yang dipakai terlalu terbuka dan relatif lebih umum serta mudah ditemukan hardware maupun software-nya.
- Dari sisi harga, multi vendor relatif lebih murah karena semua hardware maupun software yang digunakan mempunyai banyak alternatif sehingga konsumen dapat memilih yang paling efisien dan paling sesuai dengan budget yang ada.
- Dari sisi hukum, pemakaian multi vendor di Indonesia sering menjadi pilihan utama dan tidak bertentangan dengan prinsip dan peraturan pengadaan barang dan jasa yang ada, karena dinilai lebih efisien dan manfaat yang diberikan relatif sama.
- Dari sisi kemudahan, penggunaan multi vendor mengharuskan penggunanya untuk banyak mempelajari berbagai macam sistem dan perangkat, padahal untuk memahami satu macam sistem saja dari suatu vendor sudal sulit, apalagi harus mempelajari berbagai perangkat dari berbagai vendor.
- Dari sisi kemandirian, multi vendor memberikan kebebasan kepada konsumen dalam hal pemakaian sistem atau aplikasi sehingga konsumen tidak terikat dan bebas menentukan pilihan mana yang terbaik dan sesuai bagi konsumen itu sendiri.
- Dari sisi penggunaan open source, multi vendor banyak didukung oleh sistem atau aplikasi yang berbasis open source, kerena single vendor mempunyai sistem open flatform yang memungkin menggunakan berbagai macam aplikasi dari berbagai macam sistem.
Dengan semakin majunya teknologi dan informasi serta memperhatikan keuntungan dan kerugian antara single vendor dan multi vendor, penggunaan multi vendor semakin dominan, karena tidak ada lagi vendor yang benar-benar dapat menyediakan dan mengembangkan secara mandiri seluruh perangkat dan sistem yang ada. Untuk kemajuan bersama, vendor-vendor harus saling bekerjasama dan tukar menukar informasi walaupun dengan pesaing mereka sendiri guna penyamaan standard yang dipakai.
Kerjasama semacam ini terekam dalam Majalah Tempo Interaktif yang terbit pada hari kamis, 20 April 2006. Isi beritanya menyebutkan bahwa sejumlah perusahaan vendor seperti BMC Software, Fujitsu Limited, HP dan IBM mengumumkan rencana menciptakan spesifikasi interoperabilitas baru guna memungkinkan pelanggan menggabungkan infrastruktur TI dari vendor yang berbeda-beda. Secara bersama-sama, perusahaan-perusahaan ini akan mengembangkan spesifikasi industri yang terbuka untuk berbagi informasi antara configuration management database dan gudang penyimpanan data lainnya. Sebagai spesifikasi multi-vendor.
Disamping itu, kebutuhan konsumen dewasa ini semakin kompleks dan perusahaan harus memenuhi kebutuhan konsumen tersebut guna mempertahankan eksistensi perusahaannya, sehingga mau tidak mau perusahaan harus memiliki dan menawarkan produk atau jasa yang benar-benar berkualitas. Untuk itu, perusahaan harus lebih fokus melakukan pengembangan kepada salah satu item produk yang menjadi andalan perusahaan tersebut. Oleh karena itu, satu vendor yang ingin mengembangkan suatu produk dari hulu sampai hilir apalagi dalam dunia IT pada saat ini lebih sulit untuk dilakukan.
Referensi :
Rahardjo, Budi. 2005. Keamanan Sistem Informasi Berbasis Internet. [online], (http://budi.insan.co.id/courses/security/, diakses tanggal 10 September 2008).
Febrian, Jack. 2007, Kamus Komputer dan Teknologi Informasi. Bandung: Informatika Bandung.
Putra, Budi, 2006, Sejumlah Vendor Ciptakan Spesifikasi Bersama, [online], (http://www.tempointeractive.com/hg/it/2006/04/20/brk,20060420-76448,id.html, diakses tanggal 19 September 2008)
Nama : ISNAIN FIKRIANSYAH
NIM : 23208059
Mata Kuliah : Keamanan Informasi Sistem Lanjut
Kode MK : IF 5166

1 komentar:
jual rumah jawa
rumah joglo
rumah limasan
rumah kampung
gebyok
Posting Komentar